More Than Friendly: Semarang, Indonesia [Part 8] – Outstadt

Sebelum ini: More Than Friendly: Semarang, Indonesia [Part 7]

===

Outstadt.

Dengar nama ni, terasa macam kat Belanda kan? Nilah destinasi kami sekeluarga seterusnya lepas habis melawat Gedung Batu. Apakebendanya outstadt ni?

One of the first buildings that we saw, which means that we were entering the outstadt area...
One of the first buildings that we saw, which means that we were entering the outstadt area…

Outstadt sebenarnya ialah Kota Lama, dalam bahasa Belanda. Kota Lama Semarang. Kota ni bersaiz lebih kurang 31 hektar dan semacam terpisah dari kawasan sekitar. Banyak bangunan lama kat sini, yang bersejarah dan menjadi bukti penjajahan Belanda selama lebih dari 2 abad di Indonesia.

Bangunan kat atas ialah Stesen Keretapi Semarang Tawang.  Antara bangunan lama yang masih digunakan kat sini, dan siap dibina pada Mei 1914. Kata tour guide kami. Hehe.

Bila masuk kawasan Kota Lama yang juga dipanggil Little Netherlands, hati aku kagum melihat senibina dan bangunan-bangunan zaman Belanda. Terasa macam kat luar negara. Siap ada orang buat pre-wedding photoshoot lagi kat sini.

Some of the old buildings in Semarang old town...
Some of the old buildings in Semarang old town…
The Blenduk Church, built in 1753...
The Blenduk Church, built in 1753…
Spiral stairs, something that is rarely found today...
Spiral stairs, something that is rarely found today…

Terasa macam back to the future bila kat sini. Sunyi je kawasannya. Kat jalan utama kereta, motor, beca memang banyak. Tapi, bila masuk lorong-lorong kecil, lalu tepi bangunan lama, yang sesetengahnya dibiarkan macam tu je, memang terasa sunyi sebab tak ramai orang. Yang paling ramai pun dekat Gereja Blenduk sebab celebrate Krismas.

Ada beberapa bapak polisi yang jaga tepi jalan, aku pun sibuk nak ambil gambar dengan diorang. Hehe.

With the local police officers...
With the local police officers…

Cuaca memang panas terik. Tapi, aku minat sejarah. Dan minat bangunan-bangunan lama. Aku dan famili aku yang masih mampu, teruskan perjalanan pusing keliling kota ni dengan berjalan kaki.

The Roode Driehoek building... famous as background for pre-wedding photo shoots...
The Roode Driehoek building… famous as background for pre-wedding photo shoots…
Semarang Old City Conservation Area...
Semarang Old City Conservation Area…
Another old building in the old city..
Another old building in the old city..

Lepas tu, semua dah lapar. Kami pun makan di satu restoran ikan bakar yang letaknya kat dalam sebuah bangunan lama jugak. Terasa eksklusif makan kat sini. Hahaha.

Ikan Bakar Cianjur Restaurant...
Ikan Bakar Cianjur Restaurant…
Restaurant interior #1
Restaurant interior #1
Some of the pastries...
Some of the pastries…
Restaurant interior #2
Restaurant interior #2

Seriously, makanan kat sini terutama ikan bakar dia, MMDAPPPP! Sedap giler weyh! Cuma, kalau tak ikut tour, aku pun tak tau mampu tak makan kat sini. Hehe. Lepas dah selesai makan, kami pun teruskan perjalanan untuk ke tempat lain pulak.

On the way back, passed by the Semarang Post Office...
On the way back, passed by the Semarang Post Office…

BERSAMBUNG / TO BE CONTINUED

PART 9

Advertisements

2 thoughts on “More Than Friendly: Semarang, Indonesia [Part 8] – Outstadt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s